Busana muslim dengan sentuhan wastra Nusantara di ISEF 2021, super stylish

Koleksi Paradise Batik di ISEF 2021. Foto: Instagram @paradisebatik
Koleksi Paradise Batik di ISEF 2021. Foto: Instagram @paradisebatik

Setuju dong, kalau wastra Nusantara harus dilestarikan oleh generasi muda. Salah satu caranya dengan mengenakannya. Seperti sederet koleksi stylish yang ditampilkan dalam ISEF 2021.

ISEF sendiri sudah berevolusi dari kegiatan berskala nasional menjadi skala internasional. Di 2021 ISEF mengadakan rangkaian kegiatan exhibition, talkshow, business matching, competition dan fashion show karya perancang mode Indonesia dan anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) sektor fashion dan aksesoris.

Acaranya berlangsung pada tanggal 27-30 Oktober 2021 secara hybrid di Jakarta Convention Center (JCC) dan platform virtual ISEF. Gelaran ISEF 2021 mengusung tema “New Normal is Sustainable Fashion”. Di mana sustainable fashion selaras dengan prinsip thayyiban (kebaikan) yang jadi bagian dari gaya hidup halal.

Hadirkan wastra Nusantara

Indonesia ditargetkan menjadi kiblat fesyen muslim dan pusat produk halal dunia. Ini pula yang menjadi tujuan ISEF, di mana Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) untuk menghelat Sustainable Muslim Fashion.

Secara total ada 157 fashion designer, 41 brand accessories, 797 looks karya desainer Indonesia dan anggota IKRA sektor fashion dan aksesoris. Beragam wastra Nusantara seperti batik, tenun, songket hingga ulos dijadikan inspirasi oleh sederet desainer.

Koleksi Charlie Bravo. Foto: Instagram @charliebravo.official
Koleksi Charlie Bravo. Foto: Instagram @charliebravo.official

Buat kamu penggemar wastra Nusantara, banyak desainer yang menampilkan batik, tenun hingga ulos yang diolah menjadi ragam gaya busana muslim. Di antaranya ada karya dari Ali Charisma, Hendri Budiman, LIEBE by Lita Berlianti, KHANAAN, Shiroshima Indonesia by Nutri Shirokadt, Ronald Moreno accessories by Kaywood, Tenun Balai Panjang Payakumbuh, Zoe Zoe by Sudarna Suwarsa, Barli Asmara, Fenisa05 by Lindayati x Mahdalia Makkulau – accessories by D’korsase, Kain Besurek Swarnabumei, Batik Chic, Sabin – accessories by heySTARTIC, Paradise Batik dan Rya Baraba.

Pada parade fashion kedua ditampilkan koleksi wastra Indonesia didukung oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia. Seperti dari KPw Bank Indonesia Aceh x Deden Siswanto shoes by Akar NFYR, KPw Bank Indonesia Sibolga x Vivi Zubedi, Pw Bank Indonesia Jawa Timur x Itang Yunasz dan lainnya.

Tetap optimis di tengah pandemi

Pandemi Covid-19 memang menghambat industri fesyen, namun para pelaku yakin hambatan tersebut bisa diatasi. “Saya membawa songket Aceh, terinspirasi oleh tari saman. Pandemi ini memang berat tapi saya yakin kita bisa melewatinya bersama,” kata Deden Siswanto, dikutip dari Parapuan, Selasa, 9 November 2021.

Sementara itu, Vivi Zubedi mengatakan, “Vivi membawa kain Sibolga diolah menjadi ready to wear dengan konsep sustainable, memang agak terhambat ya pandemi tapi saya yakin kita mampu.”

Ali Charisma mengombinasikan beberapa jenis wastra Nusantara sekaligus. “Di koleksi ini saya mengkombinasinasikan campuran wastra Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Timur digabung menjadi satu outfit, tentunya dengan recycle dalam pengerjaannya jadi sangat sustainable,” ujar Ali Charisma.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here