Ketentuan amal yang merembet, lebih utama ketimbang yang tidak merembet

- Senin, 4 Oktober 2021 | 18:00 WIB
ilmu
ilmu


Dalam fiqih ada beberapa kaidah-kaidah yang dijabarkan oleh ulama. Hal tersebut berdasarkan ketentuan sehari-hari. Kaidah-kaidah tersebut dapat dipahami dengan mudah dengan penjabaran penjabaran yang dilakukan. Kali ini kita akan menjelaskan tentang kaidah ke-20 yaitu "Amal yang Muta'addi (merembet) itu lebih utama daripada amal qashir (tidak merembet)."





Contoh-contoh Kaidah





Menurut pendapat Imam Syafi'i, seperti halnya ilmu fiqih, Ilmu Tafsir, dan sebagainya merupakan hal yang lebih utama ketimbang salat sunnah. Hal tersebut karena pahala dalam salat sunah, hanya dirasakan oleh pribadi yang melakukan salat sunah tersebut. Sedangkan dalam mencari ilmu, fiqih, tafsir, dan ilmu yang lainnya tidak berhenti dalam amalan menuntut ilmu itu sendiri. Melainkan akan merembet serta manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. Dan itu dengan kita mengetahui ilmu apa yang kita lakukan seperti dalam salat, beribadah, berpuasa dan amal lainnya akan makbul, akan sah dan amal-amal yang kita lain dapat dibenarkan.





Alangkah besar pahala para pencari ilmu dari Rasulullah, para sahabat, tabi'in, ulama, hingga saat ini kita bisa merasakan keindahan ilmu. Hidup dalam ridho Allah.





-
Rendah hati. Foto: Unsplash




Contoh lainnya ialah jika terdapat seorang pemuda yang disuruh memilih lebih suka diberi uang Rp100.000 atau diberi pengajaran ilmu. Jika dirinya memiliki uang Rp100.000 uang itu akan banyak sesaat. Namun jika dirinya memilih ilmu, akan bermanfaat untuk generasi seterusnya dan ilmu tersebut insya Allah akan menghasilkan lebih dari Rp100.000.





Alkisah juga pada masa Nabi Sulaiman Alaihissalam, saat itu beliau mendapat tawaran dari Allah. Mana yang lebih beliau sukai dikaruniai sebuah ilmu ataukah mendapat sebuah kerajaan. Nabi Sulaiman memilih sebuah ilmu. Karena beliau mengetahui dengan sebuah ilmu seseorang dapat menjadi seorang raja. Sedangkan Jika seorang raja yang tidak memiliki bekal keilmuan, Ia hanya akan menjadi boneka bermahkota.

Halaman:

Editor: Emiliya Fatmawati - Muslima.ID

Tags

Terkini

Bekal terbaik bukan takwa melainkan uang

Senin, 25 Juli 2022 | 09:39 WIB

Tergesa-gesa adalah salah satu akhlak tercela

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Macam-macam zakat mal yang harus dikeluarkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Sering mendapat penolakan? Sikapi dengan 3 cara ini

Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Inilah 3 puasa sunnah dan Keutamaan didalamnya

Senin, 4 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Inilah perjalanan manusia setelah kematian

Senin, 4 Oktober 2021 | 11:00 WIB

Inilah ibadah yang dicintai Allah karena ganjil

Minggu, 3 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Inilah hukum dan keutamaan berjamaah

Minggu, 3 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Terpopuler

X