Malaikat tak masuk ke rumah yang ada anjing, simak pandangan Imam Al-Ghazali

Ilustrasi memelihara anjing di rumah. Foto: Pexels
Ilustrasi memelihara anjing di rumah. Foto: Pexels

Malaikat senang berkunjung ke tempat-tempat yang baik dan suci karena mereka adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang gemar beribadah. Malaikat akan masuk ke rumah umat muslim yang di dalamnya terdengar lantunan ayat Al-Quran.

Tapi ada beberapa tempat yang enggan didatangi malaikat, di antaranya kotor. Malaikat pembawa rahmat juga enggan masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung dan anjing.

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِى طَلْحَةَ الأَنْصَارِىِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى اللهُ عليه وسلم يَقُولُ: لاَ تَدْخُلُ الْمَلاَئِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلاَ تَمَاثِيلُ [رواه البخاري ومسلم واللفظ له]

Artinya: Diriwayatkan dari Abu Thalhah al-Anshari, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing (dipelihara) dan patung (untuk disembah).” [HR. al-Bukhari dan Muslim dengan redaksi dari Muslim]

Bekerja dari rumah. Foto: Unsplash

Pandangan Imam Al-Ghazali

Sebagian besar ulama memahami hadits di atas secara zahir. Di mana malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang penghuninya memelihara anjing sebagaimana pengertian tekstual, harfiah, atau skriptural dari hadits tersebut, dikutip dari NU.or.id.

Namun Imam Al-Ghazali meyakini ada makna lain yang bisa dipahami dari hadits tersebut. Beliau mengatakan, rumah tidak melulu berarti ruang secara fisik. Rumah dapat bermakna ruang batin atau ruang secara spiritual. Demikian juga anjing yang tidak selalu diartikan secara harfiah sebagai hewan peliharaan. Anjing bisa bermakna simbolis yang berarti sifat-sifat tercela manusia yang mengotori batin atau ruang spiritual manusia.

Oleh karena itu, menurut Imam Al-Ghazali, ruang yang perlu dibersihkan adalah batin manusia dari segala sifat-sifat tercela. Kebersihan batinlah yang menentukan kesediaan malaikat pembawa rahmat segala bentuk kebaikan untuk singgah dan tinggal di dalamnya.

والقلب بيت هو منزل الملائكة ومهبط أثرهم ومحل استقرارهم والصفات الرديئة مثل والغضب والشهوة والحقد والحسد والكبر والعجب وأخواتها كلاب نابحة فأنى تدخله الملائكة وهو مشحون بالكلاب ونور العلم لا يقذفه الله تعالى في القلب إلا بواسطة الملائكة

Artinya, “Batin merupakan rumah, yaitu tempat malaikat dan tempat singgah jejak mereka, dan tempat tetap mereka. Sedangkan akhlak tercela seperti marah, syahwat, dengki, hasud, sombong, ujub, dan penyakit hati sejenis merupakan anjing yang mengonggong. Bagaimana malaikat hendak masuk ke dalamnya. Sedangkan rumah itu dipenuhi anjing. Sementara cahaya ilmu tidak dimasukkan oleh Allah ke dalam batin seseorang kecuali dengan perantara malaikat,” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 68).

Islam perbolehkan pelihara anjing jika

Allah SWT menciptakan binatang untuk membantu kehidupan manusia. Begitu juga dengan anjing. Para ulama menarik satu ‘illah (kausa hukum) berupa kemanfaatan dalam berinteraksi dengan anjing (Ibnu Bathal, XI: 379), dikutip dari Muhammadiyah.

Anjing boleh digunakan jika terdapat suatu manfaat tertentu yang bersifat halal. Maka beberapa ulama lalu memberlakukan hal tersebut kepada fungsi anjing lainnya, seperti menjaga rumah (al-Mahalla, IX: 13, Fath al-Bari, VII: 171) dan menjadi hewan pelacak.

Meski begitu, Rasulullah SAW memberikan batasan terkait memelihara anjing.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنِ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ انْتَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ [رواه مسلم وأبو داود]

Artinya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang memelihara anjing, kecuali anjing untuk menjaga ternak, berburu dan bercocok tanam, maka pahalanya akan berkurang setiap satu hari sebanyak satu qirath.” [HR. Muslim dan Abu Dawud]

Wallahu a‘lam bisshawab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here