Memperkaya ilmu dengan membaca buku - Muslima

Memperkaya ilmu dengan membaca buku

Pada zaman peradaban Islam, untuk memperkaya ilmu, membutuhkan waktu dan tenaga serta guru yang memiliki ilmu shahih. Yang berarti pada zaman dahulu untuk mendapatkan ilmu, seseorang tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh melewati banyak gurun dan harus juga harus mencari seorang guru yang jelas ilmunya.

Namun semakin berjalannya waktu para cendekiawan muslim muncul dengan berbagai ilmunya pada masing-masing bidang seperti sastra, pengobatan, astronomi, dan lain sebagainya yang terkenal karena karyanya. Pada saat itu para ilmuwan berusaha menorehkan seluruh ilmunya dalam bentuk buku.

Buku untuk memperkaya ilmu dan asal-usulnya

Selain karena para ilmuwan Islam, abad selanjutnya tepatnya pada kejayaan bangsa eropa mereka berusaha memproduksi kertas dalam jumlah yang besar. Hal ini karena bangsa eropa sadar akan pentingnya ilmu.

Bagaimanapun untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan wawasan sangat membutuhkan sebuah buku. Maka dari itu mereka melakukan pembuatan kertas secara besar-besaran dalam rangka untuk mempermudah masyarakatnya dalam mendapatkan buku. Hingga kini kita menjadi mudah untuk mendapatkan buku. Maka dari itu jangan sia-siakan ilmu.

Media mendapatkan ilmu untuk memperkaya ilmu

Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sebuah ilmu. Apalagi di saat sekarang, di mana teknologi menjadi semakin canggih.

Baca juga : Semua orang pandai, tergantung bagaimana ia berusaha

Masyarakat dengan mudah mengakses informasi di internet, bukan hanya itu saja berita seputar Indonesia dan negara lain juga dapat diakses di internet. Semakin mudah untuk mendapatkan ilmu, hanya bagaimana usahanya saja.

Permasalahan mengenai buku

Dengan sadarnya masyarakat akan pentingnya buku, memberikan peluang kepada penulis untuk tetap berkarya.

Buku. Foto instagram

Bukunya pun tidak hanya buku non fiksi saja, tetapi ada juga buku fiksi yang lebih bersifat hiburan. Beberapa karya fiksi seperti novel, cerpen, cerita rakyat, dan lain sebagainya. Banyaknya penulis dan karya yang menarik membuat beberapa orang ingin membeli segala karyanya. Namun finansial yang dimiliki kurang mencukupi. Karena itulah beredar buku bajakan yang tentunya harganya lebih murah dan banyak diserbu oleh para pecinta buku.

Meskipun lebih murah, namun kualitasnya lebih rendah dari buku yang dijual langsung dari penulis. Didalam buku bajakan banyak dijumpai beberapa halaman yang tulisannya tidak jelas dan telah melanggar hak cipta. Dan karenanya tidak halal untuk kita miliki.

Ilmu yang berkah berasal dari buku yang halal

Berkah menjadi tujuan penting untuk mendapatkan sesuatu. Tentunya jika berkah, maka segala usaha yang dilakukan akan diridhoi Allah SWT. Maka dari itu, yuk perbanyak membaca agar pengetahuan semakin luas.

Untuk kisah inspiratif lainnya, follow Muslima

Baca Lainnya

Dihujat bertubi-tubi, Atta Halilintar: Nabi ku ajarkan balas dengan kebaikan

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula anginnya. Rasanya pepatah itu pas buat menggambarkan kehidupan Atta Halilintar. Tak hanya menerima sanjungan atas prestasinya sebagai YouTuber...

Gamis Korea, cocok bagi generasi muslimah milenial

Menggunakan busana meskipun sudah sesuai syariat Islam juga tidak boleh terlihat lusuh. Muslimah tetap perlu untuk update terhadap busana yang ada supaya bisa tampil...

Adab puasa yang baik dan perlu dijaga oleh orang muslim

Puasa juga merupakan salah satu ibadah. Dalam syari'at ajaran Agama Islam tentunya setiap ibadah memiliki adab - adabnya. Adapun urgensi menjaga adab dalam beribadah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here