Meraih ridha Allah dengan berbakti kepada orang tua

Dalam agama Islam, orang tua memiliki kedudukan yang sangat mulia. Begitu mulianya kedudukan orang tua, hingga Allah menyebut ridha-Nya akan sampai kepada seseorang setelah orang tua juga meridhainya. Untuk mendapat ridha orang tua, penting sekali memperhatikan sikap berbakti kepada kedua orang tua. Dalam hadistnya Rasulullah SAW bersabda:

“Ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua dan murka-Nya terletak pada kemurkaan keduanya.” (Riwayat Imam Tirmidzi).

Baca juga : Rasulullah SAW suri tauladan umat

Biruul walidain. Foto: Instagram.com

Hadist yang diriwayatkan Imam Tirmidzi tersebut sangat masyhur. Yang menggambarkan bagaimana sungguh mulianya derajat orang tua dan keridhaan orang tua dalam Agama Islam.

Seringkali tanpa ridha orang tua, ketika seorang anak akan melakukan sesuatu, pasti ada saja gangguan – gangguan yang menghalanginya. Maka catatan penting untuk anak yang memiliki suatu cita – cita atau keinginan, mohonlah restu orang tua sebagai sarana mendapat ridha Allah SWT.

Berbakti kepada orang tua

Untuk mendapat ridha orang tua sebagai sarana mendapat ridha Allah SWT. Penting sekali seorang anak berbakti kepada orang tuanya. Kedua orang tua adalah penyebab keberadaan manusia di muka bumi ini. Maka, sudah jelas sekali bahwa seorang anak harus mempersembahkan ikhlas bakti terbaiknya kepada kedua orang tuanya.

Perlu dipahami, bahwa berbakti kepada orang tua bukan karena hak orang tua untuk mendapatkan dari anak-anaknya. Tapi juga bersifat wajib karena telah diperintahkan oleh Allah SWT (Q.S Lukman: 14) dan Rasulullah SAW. Maka dengan berbakti kepada kedua orang tua, nilai ketaqwaan seorang anak juga akan meningkat.

Berdasarkan hadist Rasulullah SAW yang telah dipaparkan di atas, di antara akibat baik dan buruk yang tidak akan ditangguhkan hingga hari kiamat, adalah amalan berbakti kepada kedua orang tua. Juga dalam perintah berbakti kepada orang tua yang tercantum dalam Al – Qur’an surat Lukman ayat 14, disandingkan dengan perintah untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan Allah. Maka dapat ditarik kesimpulan, berbakti kepada kedua orang tua merupakan bentuk penyempuranaan dari ibadah dan iman seseorang kepada Allah SWT.

Bentuk berbakti kepada orang tua

Sebagai referensi tentang penerapan birrul walidain atau berbakti kepada orang tua, adalah menerapkan beberapa sikap berikut:

Baca Lainnya

Roger Danuarta belajar sholat dan ngaji atas nasihat ibunda non muslim

Baru-baru ini Roger Danuarta menceritakan perjalanan spiritualnya hingga mantap menjadi seorang muslim. Hal itu diceritakannya bersama istri, Cut Meyriska dalam kanal YouTube Ussy Andhika. Butuh...

Asal mula masuknya Abu Bakar As-Siddiq ke agama Islam

Abu Bakar As-Siddiq adalah salah seorang sahabat nabi yang termasuk dalam As Sabiqun Al Awalun, atau orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Beliau memiliki nama...

Kisah Julaibib ra, sahabat yang sangat dicintai Rasulullah

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian."...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here