Pentingnya kejujuran dalam perspektif Islam

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk selalu berkata jujur. Hal ini karena jujur memang telah menjadi jati diri seorang muslim yang dapat dilihat dalam diri Rasulullah SAW. Beliau memiliki 4 sifat yang mulia, salah satunya adalah kejujuran. Karena itulah, umat Islam diwajibkan untuk membiasakan dirinya untuk berkata jujur. Sifat ini memang sangat berkaitan erat dengan pribadi diri manusia, karena dalam berbicara suatu hal, apalagi berjanji kepada orang lain tentunya yang dipegang adalah ucapan dari orang tersebut. Kejujuran bisa diartikan dengan perkataan yang memang benar adanya, tidak ada manipulasi di dalamnya. Jujur memiliki sifat mulia yang tentunya harus dimiliki oleh umat Islam. Apalagi suri tauladan kita yakni Rasulullah SAW juga memiliki sifat tersebut. Dengan berkata jujur, maka akan timbul rasa damai dalam diri.

Bagaimana pentingnya kejujuran dari perspektif orang lain

Kejujuran menjadi perspektif utama orang lain dalam melihat diri kita. Bagaimanapun kesan pertama yang orang lain lihat selain dari wajah, tentu dari ucapan. Jujur juga memberikan rasa tenang dalam diri, karena kita telah berkata dengan baik dan tidak berbohong. Bila kita selalu berkata jujur, maka orang lain akan memberi kepercayaan lebih kepada kita. Kepercayaan yang diberikan oleh orang lain itu lebih mahal harganya dan tidak dapat dibeli. Meskipun begitu, jangan niatkan jujur dengan maksud agar orang lain percaya kepada kita, namun niatkan karena Allah SWT.

Orang jujur akan disukai banyak orang

Pentingnya sifat jujur. Foto Instagram

Kebiasaannya dalam berkata benar dan sesuai dengan kenyataan memberikan kesan tersendiri kepada orang lain. Kita pun harus meneladani sifat yang 4 sifat mulia yang Rasulullah SAW miliki, salah satunya adalah sifat jujur. Meskipun melatih diri untuk berkata jujur itu cukup sulit, namun kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk membiasakan diri. Selain disukai oleh banyak orang, kejujuran yang dimiliki oleh orang lain pun tanpa sadar dapat memunculkan wibawa dalam diri.

Bagaimana sih membiasakan diri untuk berkata jujur?

Pembiasaan diri untuk berkata jujur dapat dimulai saat kecil. Karena pembiasaan yang dimulai sejak dini itu lebih mudah terbentuk. Kita bisa dapat memulai dari suatu hal yang kecil misalnya memberitahukan hasil ujian yang didapat kepada orang tua, membiasakan diri untuk mengerjakan soal ujian dengan jujur, yang berarti ia tidak akan mencontek, berusaha untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan lain sebagainya.

Sedemikian pentingnya kejujuran hingga ada pepatah yang mengatakan, kejujuran adalah mata uang yang berlaku di seluruh dunia.

Untuk hal inspiratif lainnya, silahkan  Muslima (TCT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here