Rasulullah SAW suri tauladan umat

Umat muslim dituntut untuk selalu menempatkan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupannya. Seluruh perilaku, tindak-tanduk beliau adalah sumber sekaligus muara kebaikan. Apa yang beliau perintahkan mengandung kebaikan dan kebenaran jika diamalkan. Dan apabila melanggar apa yang menjadi larangannya, maka itu bisa menjadi pangkal keburukan.

Dalam Al Qur’an, Allah SWT secara tegas mengingatkan umat muslim untuk menerapkan akhlak budi pekerti Rasulullah SAW. Beliau dianggap sebagai suri tauladan yang baik bagi umatnnya yang mengharap syafaatnya dan rahmat Allah kelak. Allah SWT berfirman dalam Al – Qur’an surat Al – Ahzab ayat 21:

“Sesungguhnya yang ada pada diri Rasulullah itu ada suri tauladan yang baik bagimu”.

Suri tauladan umat. Foto: Instagram.

Ayat tersebut menjadi dasar redaksi umat islam untuk melenaladi segala tindak-tanduk Rasulullah SAW dalam kehidupannya. Ayat tersebut merupakan perintah yang Allah berikan kepada manusia ketika terjad peristiwa besar Perang Ahzab, dimana saat itu Allah menyuruh manusia untuk meneladani beliau Rasulullah SAW.

Diutusnya Rasulullah SAW untuk memperbaiki akhlak manusia

Diutusnya beliau Rasulullah SAW oleh Allah SWT sebagai nabi dan rasul, sekaligus menjadikan beliau suri tauladan (uswatun hasanah) yang baik bagi umat muslim. Untuk mampu mencintai dan meneladani tindak-tanduk dan akhlak mulia beliau secara benar, maka perlu kita tahu dan mengerti bagaimana sepak terjang beliau ketika masih hidup.

Salah satu misi kenabian beliau, Rasulululah SAW yaitu memperbaiki akhlak umatnya. Beliau diutus oleh Allah SWT menjadi nabi dan Rasul di daerah yang penduduknya memiliki akhlak yang tidak terpuji, masyarakatnya mengalami degradasi akhlak yang luar biasa.

Baca juga : Mudahnya menjadi seorang pemaaf

Ya beliau diutus ditengah masyarakat Quraisy di Kota Makkah yang saat itu perilaku masyarakatnya sangat jauh dari kata terpuji. Berjudi, main wanita, mabuk-mabukan merupakan bagian dari kerusakan akhlak tersebut. Karena moral masyarakat Quraisy yang sedemikian rusak ini, maka mereka disebut dengan masyarakat jahiliyah. Mereka sungguh jahil yang berarti bodoh, dan jauh sekali dari nilai ketauhidan.

Untuk memperbaiki akhlak tersebut Allah SWT mengutuslah beliau ke alam dunia. Dalam hadistnya, beliau bersabda:

Baca Lainnya

Roger Danuarta belajar sholat dan ngaji atas nasihat ibunda non muslim

Baru-baru ini Roger Danuarta menceritakan perjalanan spiritualnya hingga mantap menjadi seorang muslim. Hal itu diceritakannya bersama istri, Cut Meyriska dalam kanal YouTube Ussy Andhika. Butuh...

Asal mula masuknya Abu Bakar As-Siddiq ke agama Islam

Abu Bakar As-Siddiq adalah salah seorang sahabat nabi yang termasuk dalam As Sabiqun Al Awalun, atau orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Beliau memiliki nama...

Kisah Julaibib ra, sahabat yang sangat dicintai Rasulullah

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian."...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here