Tergesa-gesa adalah salah satu akhlak tercela

Orang egois. Foto: Unsplash

Dalam diri seorang manusia ada sifat tercela dan sifat terpuji. Dalam syariat Islam memotivasi manusia untuk memperindah diri termasuk penyempurnaan akhlak. Islam mengajarkan hal itu, mulai dari hal kecil hingga hal krusial telah diajarkan dalam Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diutus untuk menyempurnakan akhlak, bahkan akhlak dari bangun tidur, hingga tidur lagi telah dicontohkan oleh Rasulullah. Bagaimana menjalani kehidupan yang baik. Tujuannya mencari keridhaan Allah. Ada beberapa akhlak tercela yang telah diperingatkan oleh Rasulullah, salah satunya ialah tergesa-gesa.

Arti Tergesa-gesa

Arti tergesa-gesa sendiri telah dijabarkan oleh Ibnul Qayyim, dalam kitabnya yang berjudul Ar Ruh. Beliau mengatakan bahwa arti dari tergesa-gesa ialah, keinginan untuk mendapatkan suatu hal sebelum waktunya. Hal tersebut disebabkan oleh besarnya keinginan terhadap suatu hal tersebut, contohnya ialah orang yang telah memanen buahnya sebelum datang waktu panen. Tergesa-gesa dilarang dalam Islam. Begitu pula dengan sifat malas dan melambat lambatkan.

Dalil Al Qur’an Tergesa-gesa

Pendengar yang baik. Foto: Pexels

Dalil tentang tergesa-gesa dijelaskan pada Surah Al-Qiyamah, ayat 16-19. Allah berfirman, yang artinya: ” Janganlah engkau gerakan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur’an karena hendak cepat-cepat menguasai-nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (didadamu) dalam (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka Ikutilah bacaannya itu. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya. ” (QS Al Qiyamah:: 16-19).

Ketika itu Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, memiliki semangat untuk menghafalkan Sebuah ayat yang diturunkan melalui Jibril, sehingga Rasulullah saling mendahului bacaannya. Sebab itulah Allah memerintahkan Rasulullah untuk mendengarkan terlebih dahulu Apa yang dibacakan oleh Jibril. Allah berjanji akan memudahkan Rasulullah menghafal dan mengamalkan ayat suci Alquran. Allah juga berjanji untuk memberi penjelasan mengenai ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh Jibril.

Dalam Alquran surah al-isra ayat 11 juga dijelaskan tentang sifat tergesa-gesa. Allah berfirman, yang artinya: ” Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana Dirinya berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu bersifat tergesa-gesa.” ( QS Al-Isra’ :11).

Dalil As-sunnah

Dalam hadis riwayat Muslim. Yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:” Seorang hamba akan senantiasa dikabulkan doanya oleh Allah selama dirinya tidak ada yang mengandung kezaliman, tidak memutuskan tali silaturahmi dan tidak tergesa-gesa. Lalu ada seorang sahabat yang bertanya, ” Apa yang dimaksud tergesa-gesa disini wahai Rasulullah? ” Rasulullah menjawab, ” aku telah berdoa, aku telah berdoa, tetapi Mengapa aku tidak melihat tanda-tanda doaku dikabulkan? Sehingga dirinya lelah dalam berdoa dan meninggalkan doa tersebut.” menurut Imam Al qurthubi orang yang lelah dalam berdoa dan meninggalkan Doanya itu termasuk orang yang bodoh.

Wallahua’lam.

Untuk ulasan hal inspiratif lainnya, silahkan follow Muslima (TCT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here