Ukasyah sahabat pemberani Rasul jadi ide nama anak Zaskia Sungkar

Ukasyah sahabat pemberani Rasulullah jadi ide nama anak Zaskia Sungkar

Kebahagiaan sedang menyelimuti pasangan Zaskia Sungkar dan Irwansyah. Setelah 10 tahun menanti, mereka dikaruniai buah hati. Putra mereka lahir dalam keadaan sehat dan berat 3,4 kg.

Zaskia Sungkar menyampaikan kabar gembira tersebut lewat unggahan Instagram, 31 Maret 2021. “Assalamualaikum anak shaleh ku, Ukkasya Muhammad Syahki, anak baik , Qurrata a’yun [keturunan yang taat] nya mami papa, yg nyusu nya nonstop, masyaallah,” tulis kakak Shireen Sungkar tersebut.

Zaskia Sungkar
Zaskia Sungkar. Foto: Instagram

Harapan Zaskia Sungkar dan Irwansyah

Zaskia pernah mengungkap arti nama putranya dalam kanal YouTube beberapa waktu lalu. Nama Ukkasya diambil dari salah satu sahabat Rasulullah, sedangkan Syahki merupakan singkatan dari Irwansyah dan Zaskia.

Dia mendengar nama Ukkasya saat sedang mengikuti kajian keagamaan. “Ukkasya ini kan dia ibaratnya dia berani gitu disaat Rasul lagi ceramah tentang surga tanpa hisab gitu terus dari semua sahabat rasul dia yang berdiri pertama,” kata Irwansyah.

Dia nanya ya Rasul kalau gitu doain aku dong untuk bisa masuk surga tanpa dihisab, ya kurang lebih kayak gitu,” sambung Zaskia.

Ada harapan baik di balik nama pilihan mereka. “Alhamdulillah Allah takdirkan dia (Ukkasya) dapat rezeki MasyaAllah didoain Rasulullah untuk masuk surga. Nah, itu kan kayak filosofinya bagus banget. Jadi kita berharap nama Ukkasya percaya dirinya tinggi, punya keyakinan tinggi, pemberani, terus InsyaAllah bisa masuk surga juga tanpa hisab,” kata Zaskia Sungkar.

Kisah Ukasyah dan pedang ranting pemberian Rasulullah

Ukasyah bin Mihshan al Asadi adalah sahabat Rasulullah dari kalangan Muhajirin yang berasal dari Bani Abdu Syams. Dikutip dari wikipedia, Ukasyah kerap berperang bersama Rasulullah, termasuk dalam perang Badar.

Dalam buku Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam, dalam perang Badar Ukasyah bin Mihshan bin Harsan Al-Asadi bertempur dengan segenap jiwa raga memerangi memerangi kafir Quraisy hingga pedangnya patah.

Rasulullah melihat kondisi pedang Ukasyah yang patah. Kemudian beliau membawakan sebuah ranting pohon, dan bersabda, “Berperanglah dengan ini wahai Ukasyah.” 

Ukasyah menerima ranting pemberian Rasulullah dan memakainya dalam pertempuran. Keajaiban terjadi atas izin Allah SWT, ranting di tangannya berubah menjadi pedang panjang yang kokoh dan terbuat dari besi.

Ukasyah menamakan pedangnya Al-Aun dan selalu dibawa dalam berbagai pertempuran. Dia wafat di pertempuran terakhirnya ar-Riddah. Ukasyah mati syahid dengan menggenggam pedangnya, satu tahun setelah wafatnya Rasulullah SAW.

Kehebatan Ukasyah di medan perang dipujian oleh Rasulullah. “Di antara kita ada sebaik-baik penunggang kuda.” Orang-orang bertanya, “Siapakah orangnya, Rasulullah?” Beliau bersabda, “Ukkasyah bin Mihshan.”

Baca Lainnya

Dihujat bertubi-tubi, Atta Halilintar: Nabi ku ajarkan balas dengan kebaikan

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula anginnya. Rasanya pepatah itu pas buat menggambarkan kehidupan Atta Halilintar. Tak hanya menerima sanjungan atas prestasinya sebagai YouTuber...

Sepatu flat sekarang banyak macamnya dan gak boring

Sebagian besar ulama masih memperdebatkan masalah halal haram tentang sepatu hak tinggi. Hanya saja ulama berpendapat bahwa hukumnya adalah makruh. Sedangkan sisanya adalah haram....

Adab puasa yang baik dan perlu dijaga oleh orang muslim

Puasa juga merupakan salah satu ibadah. Dalam syari'at ajaran Agama Islam tentunya setiap ibadah memiliki adab - adabnya. Adapun urgensi menjaga adab dalam beribadah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here